Yah,kalo melihat judul artikelnya kawan-kawan pasti udah pada bisa menebak apa yang jadi isi penulisan artikel ini. Yaps, sesuai dengan judulnya artikel ini tentang orang pinggiran yang mempertanyakan kemerdekaan.
KAPAN KITA MERDEKA??ketika diajukan pertanyaan seperti ini hampir semua orang yakin bahwa bisa menjawabnya, bahkan anak SD kelas 3 pun yakin bisa menjawabnya dengan benar. KAPAN KITA MERDEKA??hampir semua orang akan menjawab 17 agustus 1945, bukan begitu??kalau tidak percaya silakan tanyakan kepada siapa saja. Jawaban yang sama akan keluar mulutnya. Tapi gua sendiri ketika ditanya KAPAN KITA MERDEKA??gua akan menjawab “TIDAK TAHU”. Kenapa tidak tahu??kawan-kawan pasti pada heran. Dan mungkin kawan-kawan akan berpikiran “ni orang pernah sekolah apa nggak sih??kok tanggal kemerdekaan aja nggak tahu?”,betul?? Yaps gua gag marah jika memang kawan-kawan berpikiran seperti diatas. Kembali ke pertanyaan, kenapa gua jawab “TIDAK TAHU”? karena emang gua tidak tahu. Kata MERDEKA,menurut pemikiran gua yang hanya orang pinggiran ini adalah bebas dan terlepas dari segala macam bentuk penjajahan. Emang benar 66 tahun yang lalu bangsa indonesia memproklamirkan dirinya sebagai bangsa yang merdeka dan terbebas dari penjajahan jepang, belanda dan bangsa eropa, tapi apa bangsa dan negara ini sudah MERDEKA danbenar-benar bebas dari penjajahan??hal ini perlu dipertanyakan lagi dan inilah yang membuat gua menjawab tidak tahu. Tapi ketika gue ditanya kapan bangsa ini memprokamirkan dirinya sebagai bangsa yang merdeka??gue akan jawab 17 agustus 1945. Atau ketika gue ditanya tanggal berapa proklamasi kemerdekaan??gue juga akan jawab 17 agustus 1945.
Tidak bisa dipungkiri sudah 66 tahun bangsa dan negara ini memproklamirkan kemerdekaannya. 66 tahun merupakan sebuah perjalanan yang sangat panjang. Mari kita lihat apakah selama perjalanan panjang itu bangsa dan negara ini benar-benar terbebas dari penjajahan??pada kenyataannya jawabannya menurut gua adalah TIDAK. Nenek moyang kita dulu dijajah bangsa asing dan secara fisik, tapi sekarang kita dijajah oleh penjahat-penjahat berdasi yang bernama koruptor dan antek-antek. Sebuah ketidakberuntungan mungkin, bahwa para penjahat berdasi tersebut justru didominasi oleh orang-orang pintar yang mengaku dirinya adalah wakil rakyat,yang mengaku dirinya adalah pemimpin,yang mengaku dirinya adalah pengayom. Begitu banyak kebijakan publik yang dibuat bukan justru untuk kepentingan publik tapi kepentingan sebagian orang. Salah satu bukti, RUU pendidikan tinggi yang dulu mendapat penentangan dari kalangan mahasiswa dan hingga sekarang masih menjadi bahan perdebatan. RUU pendidikan tinggi ini dikhawatirkan menjadi salah satu cara memprivatisasi pendidikan yang mengarah pada kapitalis. Selain itu, terkesan pemerintah ingin lepas tangan dan tidak memenuhi salah satu hak pendidikan yakni alokasi 20 % dana pendidikan dari APBN. Yah,mungkin itu usang,kemudian baru-baru ini pemerintah berencana menaikkan harga BBM dengan alasan harga minyak dunia semakin naik dan berjanji harga barang hanya naik 7 %. Apa benar itu alasannya??negara ini adalah negara yang punya sumber daya minyak bumi yang cukup besar,tapi sebagian besar dikuasai oleh pihak asing dan yang dikuasai negara sendiri pun hanya menghasilkan minyak mentah. Jika seperti ini maka timbul lagi pertanyaan, kenaikkan BBM,karena harga minyak dunia naik atau karena ada pesanan asing??kenaikkan BBM ini sendiri mendapat banyak aksi penolakan. Hampir setiap daerah di Indonesia melakuakan aksi penolakan kenaikkan BBM. Oh ya, ada juga rencana pemerintah yang ingin mencabut kebijakan tentang retribusi miras yang bertujuan untuk mengawasi dan mengendalikan peredaran miras di masyarakat. Ini menjadi salah satu tanda tanya besar dalam pikiran gue, kebijakan ini dibuat untuk mengantisipasi peredaran miras di masyarakat kenapa kok malah ingin dicabut??padahal gue kira, bapak-bapak pintar yang di sana itu paham betul dampak miras.
Alasan lain kenapa gua masih berpikir bangsa ini belum sepenuhnya merdeka yaitu mungkin kita bisa lihat dari bidang hukum. Hukum di negara ini patut dipertanyakan. Salah satu contohnya adalah, kasus-kasus korupsi yang di meja hijaukan lebih sering menghadirkan hasil yang mencengangkan. Mengapa mencengangkan??yah,kita lihat saja, pencurian sandal yang heboh beberapa waktu lalu, walau si anak yang jadi tersangka dibebaskan tapi jika kita lihat tuntutan sanksi yang diajukan penuntut sangat “hebat”,5 tahun untuk sendal,hebat bukan??sedangkan korupsi?? Tuntutannya hanya beberapa tahun atau paling lama belasan tahun. Hampir tidak ada yang menuntut seumur hidup atau hukuman mati. Karena mungkin hukuman mati dinilai tidak sesuai dengan HAM (untuk artikel tentang hukuman mati VS HAM akan dipublish di lain postingan), mengapa tidak dituntut hukuman seumur hidup??pencurian sendal ataupun pisang dampaknya hanya dirasakan si pemilik sendal atau pisang, atau per individu, tapi korupsi??dampaknya dirasakan rakyat banyak walau tidak secara langsung. Bayangkan sendal = 5 tahun, korupsi yang beratus-ratus kali lipat dari harga sepasang sendal = ≤ 15 tahun, jarang banget yang diatas itu. Hebat bukan??Belum lagi keanehan-keanehan lainnya seperti kasus korupsi yang kelas kakap hilang seperti asap tidak jelas dimana ujung penyelesaiannya. Contohnya kasus century yang masih belum tahu dimana ujungnya. Makelar kasus masih banyak berkeliaran. Hukum pun seakan tidak mampu menyentuh kalangan atas negeri ini. Bahkan bukan hal yang rahasia lagi bahwa banyak yang beranggapan bahwa hukum hanya berlaku untuk rakyat bawah. Hukum seperti tidak memandang apa yang dilakukan tapi siapa yang melakukan.
Apa rakyat sudah merdeka sepenuhnya??menurut opini gue, BELUM. Rakyat masih belum terbebas dari jerat kemiskinan, masih banyaknya rakyat yang buta huruf, masih banyaknya anak putus sekolah. Salah satu isi undang-undang dasar mengatakan bahwa fakir miskin dan anak-ank terlantar dipelihara oleh negara, tapi apa yang kita lihat sekarang??anak-anak terlantar masih banyak diluar sana dan hampir tak tersentuh oleh pemerintah. Anak-anak usia sekolah masih banyak menghabiskan waktu dijalan-jalan demi memenuhi tuntutan perut yang butuh makan.
JADI KETIKA GUE DITANYA, APA KITA SUDAH MERDEKA??MAKA GUE JAWAB, KITA SUDAH MEMPROKLAMIRKAN DIRI SEBAGAI BANGSA YANG MERDEKA DAN ITU SUDAH BERJALAN 66 TAHUN TAPI PADA KENYATAANNYA PRAKTEK PENJAJAHAN MASIH ADA DI NEGARA INI, OLEH OKNUM-OKNUM DARI BANGSA INI DAN JUGA DARI PIHAK ASING. RAKYAT MASIH BELUM MERDEKA SEPENUHNYA.
that’s my opinion, and now let me know yours opinion. (tulis di box komentar)
Jumat, 13 April 2012
Jumat, 02 Maret 2012
sedikit coretan tentang cinta
Cinta, satu kata sederhana. Cinta hanya satu kata yang tersusun dari huruf, C I N T dan A, sederhana sekali bukan? Tapi tak sesedehana artinya. Hampir masing-masing orang mempunyai definisinya sendiri tentang arti cinta bagi dirinya. Bahkan ada yang bilang cinta itu tak bisa didefinisikan dengan kata-kata karena begitu banyaknya arti cinta menurut pandangan subyektivitas seseorang. Pada dasarnya semuanya sama saja, hanya tergantung dari sudut pandang mana kita mendefinisikan cinta dan kondisi seperti apa yang kita rasakan. Apapun definsi yang disampaikan orang-orang, dengan kata-kata yang bagaimanapun indahnya, ada satu hal yang pasti dan menjadi inti dari semuanya, yakni kasih sayang. Bicara cinta berarti bicara kasih sayang, entah kepada siapa dan apa tergantung orangnya.
Ada yang bilang cinta itu buta, apa iya?? Ada juga yang bilang cinta itu nggak adil, apa benar seperti itu adanya?
Cinta itu buta, ini tak sepenuhnya benar. Kalau diartikan bahwa cinta itu tak pernah memandang status social, itu memang benar. Namun bila diartikan lain maka akan jadi hal yang meragukan. Banyak orang yang menggunakan dalih cinta itu buta, padahal dirinya lah yang membutakan akal dan juga hatinya, bukan cinta yang membutakannya.
Cinta itu tak adil. Ada yang berargumen mengatakan cinta itu tak adil dengan alasan karena cinta kepada makhluk lebih besar kepada Sang Pencipta, Allah Swt, Zat Maha Sempurna yang menciptakan dirinya dan juga cinta di dunia. Ini hanya kesalahpahaman dalam memandang terhadap cinta. Bukan cintanya yang tak adil, tapi manusianya lah yang tak bisa atau gagal menempatkan prioritas cinta itu sendiri. Cinta itu adalah anugerah Allah. Mereka yang berargumen bahwa cinta itu nggak adil mengatakan yang seperti itu mungkin karena mereka menempatkan dirinya di luar orang mereka lihat dan mereka nilai kemudian tarik kesimpulannya. Seharusnya mereka tidak memandang hanya dari sudut pandang mereka dari luar saja tapi juga memandang dari sudut pandang orang yang mereka jadikan sample dan sudut pandang mereka dari dalam. Jangan menyalahkan cinta atas ketidakmampuan kita menempatkan prioritas cinta yang sesungguhnya. Cinta kepada Allah haruslah menduduki prioritas pertama dalam diri seseorang.
Semua orang yang hidup di dunia ini pasti memiliki cinta dalam hatinya, hanya kepada siapa cinta itu kembali lagi kepada masing-masing orang tersebut. Jangankan manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang sempurna seperti yang dikatakan Allah dalam Al-Qur’an, hewan pun bahkan diberi anugerah cinta. Ingin buktinya? Coba lihat sekeliling kita, lihat bagaimana induk kangguru mengendong anaknya kemana-mana. Lihat induk ayam yang marah bila anaknya kita ganggu, atau lihatlah macan atau hewan buas lainnya, kenapa mereka tidak memangsa anaknya bukankah anaknya lemah jadi mereka tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk mendapatkan makan, itu tidak mereka lakukan karena mereka cinta dengan anaknya, mereka menyayangi anaknya sama seperti orang tua kita yang rela mengorbankan apapun demi diri kita, anak-anaknya. Itu salah satu bukti bahwa cinta itu adalah anugerah Allah yang demikian indahnya. Anugerah yang mesti kita syukuri dan kita tempatkan sesuai dengan apa yang telah digariskan Sang Pencipta.
Senin, 19 Desember 2011
sedikit tentang persahabatan...\m/
Persahabatan itu seperti sebuah permata hati yang indah dan berkilauan. Begitu banyak orang yeng berbicara tentang persahabatan, namun tak begitu banyak yang mengerti tentang persahabatan. Sahabat begitu sangat berarti, semua orang mempunyai kriterianya sendiri tentang arti sahabat bagi dirirnya.
Sahabat bukanlah orang yang sangat sempurna Persahabatan itu seperti sebuah permata hati yang indah dan berkilauan. Begitu banyak orang yeng berbicara tentang persahabatan, namun tak begitu banyak yang mengerti tentang persahabatan. Sahabat begitu sangat berarti, semua orang mempunyai kriterianya sendiri tentang arti sahabat bagi dirirnya.
Sahabat bukanlah orang yang sangat sempurna
Minggu, 30 Oktober 2011
sekedar coretan ringan tentang cinta
Kegembiraan terbesar dalam hidup adalah keyakinan bahwa kita dicintai. Oleh karenanya, kita membagikan cinta bagi orang lain, begitu lah kira-kira kalimat sederhana namun begitu menyiratkan makna yang dalam yang dikatakan oleh Victor Hugo. Dalam kalimat yang terkesan sederhana itu tergambar adanya hubungan timbal balik antara dicintai dan mencintai.setiap manusia pasti merasakakan hal itu. Cinta, sebuah kata yang begitu akrab di telinga kita. Sebuah kata yang dalam kehidupan tergambarkan sangat dilematis, karena cinta seseorang bisa bahagia namun karena cinta juga seseorang bisa merasa menderita. Cinta,kata yang sangat kompleks. Cinta itu pada dasarnya adalah rasa sayang, tanpa rasa sayang hidup ini terasa hambar, sperti makan tanpa garam, kata para pujangga cinta. Ya,memang begitulah cinta, dilematis, disatu sisi menimbulkan rasa bahagia namun di sisi lain tak jarang menampilkan rasa sedih. Pada dasarnya cinta itu indah, sangat indah, tidak terbayangkan bagaimana rasanya hidup tanpa cinta pasti sangat membosankan. Seorang teman pernah berkata “ indahkan hari mu dengan cinta”, ya, itu memang benar hidup ini akan terasa menyenangkan apabila kita menghiasinya dengan cinta, namun harus lah sesuai porsinya masing-masing. Cinta tanpa penempatan yang layak akan menimbulkan kesusahan bagi si pecinta itu sendiri. Cinta, satu kata berjuta makna,satu kata berjuta efek. Ada yang bilang kawan kalo cinta itu membuat kita buta terhadap fitrah kita,ada juga yang bilang cinta itu menyakitkan, dan ada juga yang bilang cinta itu buta. Tapi kawan,tahukah kau kawan bahwa semua itu adalah semu. Jangan pernah menyalahkan cinta atas kesalahan dan ketidakmampuan kita menempatkan cinta itu dalam porsi yang benar kawan. Jangan menjadi pengecut yang menyalahkan anugerah Allah berupa cinta hanya karena kelalaian kita. Jangan jadi pengecut yang mengakmbinghitamkan cinta untuk menutupi ketidakmampuan kita menempatkan cinta dalam prioritas yang benar. Cinta itu anugerah yang telah Allah berikan kepada kita,jagalah cinta itu dan berikanlah perlakuan yang sepantasnya bukan semaunya.
Sabtu, 29 Oktober 2011
q titipkan pada bulan dan bintang
Bulan&bintang bersinar dengan indahnya
menerangi malam yang gelap...
Tapi sinarnya tak mampu menepis rindu di hati q..
Rindu pada dirinya yang entah pernah memikirkan q atau tidak..
Rindu ini begitu menyiksa q..
Q rasakan desiran angin malam membelai q,tapi tetap q rasa sepi...
Q pinta pada bulan & bintang tolong sampaikan padanya yang di sana..bahwa q rindu padanya..


